
Para pembaca sekalian, saat ini saya mau membagi cerita tentang kuliner saya. Kita tahu di Indonesia memiliki banyak jenis makanan dan minuman, namun saat ini saya akan mengenalkan salah satu minuman khas Indonesia [moga tidak di klaim sama Malaysia] yaitu es dawet. Mungkin para pembaca sekalian pernah merasakan nikmatnya minum es dawet.
Saat liburan lebaran, saya kebetulan pulang kampung, kebetulan kota kelahiran saya adalah kota klaten. Kota yang berada diantara 2 kota besar yaitu kota jogja dan solo. Saat itu pun ibu saya mau beli daging sapi karena mau buat srundeng, jadi saya harus mengantar ibu saya ke pasar klaten. So, kebetulan didalam pasar terdapat penjual es dawet yang sejak kecil penjual tersebut masih ada, tapi saya gak tau namanya siapa. Sebelum saya menceritakan penjualnya, say akan ngasih tau kepada para pembaca sekalian bahwa minuman dawet dibuat dari cendol, gula aren yang cair, ditambah dengan santan. Trus namanya jadi es dawet ditambah es balok. Jadi disana ada beberapa manci, yang berisi cendol santan, gula. Dan biasanya disajikan dalam bentuk mangkuk, dan langsung diminum. Dan jangan kaget tentang harganya, saat aku membayarnya pun merasa gak percaya. Es Dawet semangkok Cuma dihargain 1000 perak bro. Dan es dawet tersebut tidak kalah dengan es dawet asal banjarnegara. Kalo berminat silahkan datang ke pasar klaten, tepatnya berada dilantai dasar, pasar klaten berada ddiblakang matahari klaten.

